Marc Marquez Sempat Dijajaki Honda Sebelum Perpanjang Kontrak Ducati 2028

Marc Marquez sempat bertemu Honda sebelum perpanjang kontrak Ducati hingga 2028, bahas peluang reuni dan masa depan MotoGP.

Keputusan Marc Marquez untuk melanjutkan karier bersama Ducati hingga akhir musim 2028 ternyata tidak terjadi secara instan seperti yang selama ini diperkirakan publik MotoGP. Di balik pengumuman resmi perpanjangan kontrak tersebut, muncul fakta bahwa sang juara dunia sempat berada dalam situasi negosiasi yang melibatkan mantan timnya, Honda.

FOTO: MOTOGP.COM

Laporan media Spanyol El Periodico mengungkap bahwa sebelum kesepakatan bersama Ducati tercapai, Marc Marquez sempat melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran petinggi Honda pada sela-sela Grand Prix Valencia 2025. Pertemuan itu terjadi saat pembalap asal Spanyol tersebut sedang tidak turun lintasan akibat cedera yang ia derita setelah insiden di Indonesia.

Pertemuan Rahasia di Tengah Situasi Cedera

Masih menurut laporan tersebut, pihak Honda dikabarkan meminta manajer tim Alberto Puig untuk membuka kembali komunikasi dengan tujuan menjajaki kemungkinan reuni bersama Marc Marquez. Honda disebut ingin mengetahui peluang memulangkan kembali sosok yang pernah menjadi ikon kesuksesan mereka di era kejayaan MotoGP.

Pertemuan itu berlangsung di dalam truk tim Honda dan digambarkan berlangsung dalam suasana yang hangat, penuh rasa saling menghormati, serta tanpa ketegangan berarti. Hubungan panjang lebih dari satu dekade antara kedua pihak menjadi alasan utama komunikasi tetap terjaga meskipun mereka telah berpisah sejak akhir musim 2023.

Evaluasi Proyek Honda dan Sikap Terbuka

Dalam diskusi tersebut, Honda juga disebut mengakui bahwa mereka tengah menghadapi tantangan besar dalam beberapa musim terakhir. Namun, pabrikan Jepang itu menegaskan bahwa proyek pengembangan motor mereka masih berjalan ke arah yang positif dan diyakini mampu kembali bersaing di barisan terdepan dalam waktu dekat.

Meski sempat beredar rumor bahwa Honda siap memberikan tawaran kontrak bernilai sangat besar demi memulangkan Marc Marquez, laporan yang sama menegaskan bahwa aspek finansial bukan menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut.

Keputusan Bertahan di Ducati

Sumber yang dekat dengan pembalap tersebut menyebut bahwa sejak awal tidak ada dorongan kuat bagi Marc Marquez untuk meninggalkan Ducati. Setelah menjalani musim yang dinilai sukses bersama pabrikan asal Italia itu, ia merasa berada di lingkungan yang paling tepat untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.

“Marc merasa bahagia, nyaman, dihargai, dan memiliki motor yang kompetitif. Karena itu dia tidak pernah benar-benar mempertimbangkan untuk meninggalkan Ducati,” demikian kutipan laporan yang beredar.

Arah Masa Depan Honda

Sementara itu, Honda mulai menata ulang strategi jangka panjang mereka di ajang MotoGP. Pabrikan tersebut dikabarkan telah mengamankan jasa Fabio Quartararo untuk musim 2027, sekaligus menyiapkan satu kursi lain yang akan diperebutkan oleh sejumlah talenta muda seperti David Alonso dan Diego Moreira.

Dengan berbagai manuver tersebut, dinamika pasar pembalap MotoGP diperkirakan akan semakin panas dalam beberapa musim ke depan, terutama setelah keputusan Marc Marquez yang akhirnya memilih bertahan bersama Ducati hingga 2028.