Joan Mir Bidik Hasil Konsisten di Assen Usai Tembus Lima Besar di Brno
Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, menatap gelaran MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen akhir pekan ini dengan optimisme tinggi. Performa impresif yang ditunjukkannya pada seri sebelumnya di GP Ceko menjadi bekal penting untuk melanjutkan tren positif sekaligus menjaga momentum kebangkitan yang mulai terlihat dalam beberapa balapan terakhir.
![]() |
| FOTO: MOTOGP.COM |
Hasil finis di posisi lima besar pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Brno menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi Mir. Setelah melewati periode sulit dalam beberapa musim terakhir, pembalap asal Spanyol tersebut akhirnya mulai menemukan perkembangan yang menjanjikan bersama tim Honda HRC Castrol.
Pada balapan di Republik Ceko, keberanian dalam menentukan strategi ban menjadi salah satu faktor kunci keberhasilannya. Keputusan yang berbeda dibandingkan sebagian besar rival terbukti memberikan keuntungan dan membantu dirinya bersaing di barisan depan hingga akhirnya mengamankan posisi lima besar saat garis finis.
Capaian tersebut turut mendongkrak kepercayaan diri sang juara dunia MotoGP 2020. Kini, Joan Mir berharap dapat membawa semangat positif yang sama saat menghadapi tantangan berbeda di Assen, salah satu sirkuit legendaris yang memiliki karakteristik unik dalam kalender MotoGP.
Menurut Mir, kondisi balapan di Belanda kali ini berpotensi menghadirkan tantangan tambahan karena cuaca yang diperkirakan sangat panas. Ia bahkan menilai suhu yang terjadi sepanjang akhir pekan balapan berpeluang menjadi salah satu yang paling ekstrem yang pernah dirasakan para pembalap di Assen.
“Saya datang ke Assen dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Sepertinya akhir pekan ini akan berlangsung dalam kondisi suhu yang sangat ekstrem bahkan mungkin bakal jadi rekor balapan terpanas yang pernah kami rasakan di sana!” ujar Mir.
Ia menambahkan bahwa karakter Assen sangat berbeda dibandingkan lintasan yang baru saja dikunjungi para pembalap. Menurutnya, tantangan yang disajikan trek Belanda tidak dapat disamakan dengan Sirkuit Brno maupun Hungaria sehingga membutuhkan pendekatan yang berbeda dari tim dan pembalap.
“Assen punya karakter sirkuit yang sangat unik, tantangannya jauh berbeda dibandingkan Brno, apalagi Hungaria. Meski begitu, saya sangat yakin kami bisa terus menunjukkan taring dan potensi maksimal dari motor ini,” lanjutnya.
Meski menyadari tingkat persaingan yang ketat, Mir tetap yakin peluang untuk kembali meraih hasil kompetitif terbuka lebar. Ia menilai Assen merupakan lintasan yang kerap menghadirkan kejutan dengan banyak pembalap serta pabrikan berbeda mampu tampil kuat dari musim ke musim.
“Secara historis, lintasan ini selalu memunculkan banyak pembalap dan pabrikan berbeda yang mampu tampil kuat. Jika kami bisa mereplikasi performa solid seperti di seri Ceko kemarin, saya yakin target finis di posisi lima besar sangat realistis untuk dicapai,” kata Joan Mir.
Pembalap berusia 28 tahun itu juga tidak menampik bahwa dirinya dan tim beberapa kali mengalami nasib kurang menguntungkan saat tampil di Assen dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia percaya setiap pembalap memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan dan membalikkan situasi yang selama ini tidak berpihak.
“Memang benar, dalam beberapa tahun terakhir kami sering kali dihantui nasib sial di trek ini. Namun, satu hal yang pasti dari sebuah keberuntungan: roda nasib selalu bisa berputar! Mari kita manfaatkan dan eksekusi akhir pekan ini semaksimal mungkin,” tutup Mir.
Dengan modal kepercayaan diri yang meningkat setelah hasil positif di Brno, Honda HRC Castrol berharap dapat kembali bersaing di papan atas MotoGP Belanda 2026. Assen akan menjadi ujian berikutnya bagi Mir untuk membuktikan bahwa kebangkitannya bukan sekadar hasil sesaat, melainkan awal dari konsistensi yang telah lama dinantikan.
